Categories
Uncategorized

Perbedaan Genset Portable dan Genset Statis Yang Perlu Anda Ketahui

Sudah sejak lama manusia hidup berdampingan dengan energi listrik sebagai upaya pemenuhan kebutuhan harian mereka. Ketiadaan listrik tentu akan sangat mengganggu dan menimbulkan ketidaknyamanan karena hampir seluruh peralatan listrik yang ada di rmah ataupun kantor dapat menyala jika dialirkan listrik. Baik rumah, kantor, pusat perbelanjaan umum, hotel maupun fasilitas kesehatan juga sangat bergantung pada ketersediaan listrik. Mengacu pada masalah tersebut, sebuah mesin kemudian semakin diinovasi disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. mesin tersebut adalah genset. Genset memiliki 2 tipe mesin jika dilihat dari fungsinya, yakni genset portable dan genset statis atau genset permanen.

Kedua mesin genset ini memiliki tujuan yang sama, menyediakan listrik cadangan disaat listrik dari server utama sedang tidak berjalan. Namun karena memiliki kebutuhan listrik dan lingkungan yang berbeda-beda, maka perlunya mempertimbangkan pilihan tipe genset mana yang sesuai dengan kebutuhan. genset statis adalah mesin genset yang cenderung diam tidak dapat berpindah-pindah tempat sejak pertama diletakkan. Mesin genset ini banyak kita jumpai area sekitar gedung-gedung besar seperti rumah sakit, mall, hotel dan kantor.

Berbeda dengan genset statis, genset portable justru menjadi idola para ibu-ibu rumah tangga dan pemilik toko kue karena selain praktis bisa dipindah-pindah tempat, mesin genset ini juga tidak membutuhkan bahan bakar sebagai genset statis karena kapasitas yang dihasilkan mesin hanya disesuaikan dengan kebutuhan dalam skala kecil layaknya rumah tangga. Walaupun begitu, genset portable juga terus mengalami banyak perkembangan desain dimana membuat genset ini semakin populer.

Perbedaan utama yang menonjol adalah genset portable terbaik tidak digunakan untuk instalasi permanen di suatu tempat. Genset tipe ini hanya dapat bekerja di bawah durasi wkatu 12 jam dan mengasilkan daya keluaran kisaran 500 watt sampai dengan 17,5 kW. Bahan bakar yang digunakan untuk menjalankan mesin genset juga lebih beragam, mulai dari bensin, bio-diesel hingga solar. Genset portable ada yang memiliki isolasi suara maupun tidak. Dengan begitu, terdapat varian tipe genset portabel yang bersuara (open) dan tidak bersuara (silent).

Seperti yang sudah disebutkan di atas, tipe genset ini hanya dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan daya cadangan listrik yang lebih rendah dan bersifat sementara. Maka dari itu, sangat cocok digunakan di rumah-rumah atau bangunan dengan kebutuhan listrik yang kecil. Penyimpanan genset ini juga lebih mudah.

Sedangkan genset statis atau disebut juga dengan genset permanen dapat diinstalasi secara permanen pada suatu tempat. Kapasitas genset statis juga jauh lebih besar jika dibandingkan genset portable, dimana biasa digunakan untuk memenuhi cadangan listrik suatu bangunan besar. Sama halnya dengan genset portable, bahan bakar dari mesin ini juga dapat berupa bensin ataupun solar.

Genset statis mampu bekerja di atas durasi 12 jam bahkan 24 jam. Genset statis banyak ditemukan di area hotel, rumah sakit, mall dan kantor. Genset statis biasanya tidak terinstal kanopi penutup mesin sehingga suara mesin yang dihasilkan lebih keras, sehingga banyak diletakkan di luar ruangan karena bentuknya yang besar pula.

Itulah beberapa perbedaan antara genset portable dengan genset statis. Kedua genset ini memiliki fungsi dan fiturnya masing-masing yang disesuaikan dengan sasaran pengguna. Walau begitu, apapun tipe gensetnya, silakan sesuaikan dengan kebutuhan Anda. jangan lupa untuk memastikan kualitas genset dengan terus mencari rekomendasi dari kawan Anda yang sudah pernah membeli mesin genset sebelumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *